Firman pulang ke desanya dan mendapati sekolah dasar tempat ia dulu belajar hampir tutup. Muridnya sedikit, bangunannya tua, dan kalah oleh sekolah-sekolah mahal yang dianggap lebih menjanjikan masa depan. Terinspirasi Paulo Freire dan Ivan Illich, Firman bersama tiga sahabatnya menghidupkan kembali sekolah itu dengan pendekatan berbasis komunitas. Anak-anak belajar dari kebun, sungai, pasar…