Edmund Wilson's The Twenties and The Thirties were printed from typescripts he prepared and partially edited before his death. The Forties does not have the benefit of his editing; it is a wholly posthumous book and lacks the retrospective passages Wilson would have written had he able to put it together.
William James brought something entirely new to the study of religion - he approached his subject from the viewpoint of the philosopher and the experimental psychologist. A physician by training, he used his scientific knowledge to classify, compare and examine a fascinating variety of recorded religious experience. 'He define sexual, esthetc, egoistical, and other elements in religious faith w…
Communication in organizations has changed drastically since the release of the first edition of this bestselling textbook. This fully revised and updated edition delves into state-of-the-art studies, providing fresh insights into the challenges that organizations face today. Yet this foundational resource remains a cornerstone in the examination of classic research and theory in organization c…
Desain Komunikasi Visual merupakan sebuah ilmu yang saat ini sedang berkembang pesat, tapi belum banyak buku yang menganalisisnya dari sudut pandang semiotika. Buku Sumbo Tinarbuko ini menawarkan sebuah pisau bedah yang tajam untuk melihat iklan: iklan komersial atau iklan layanan masyarakat, bukan saja hanya dari elemen grafis (ilustrasi, komposisi, dan lay-out), warna, huruf, dan tipografi, t…
Tujuh Kumpulan cerita pendek asal Samoa yang sangat menyentuh hati nurani. Dituturkan secara halus dari sudut pandang orang Samoa yang kontemporer. Kisah-kisahnya menyajikan suatu studi brilian tentang masyarakat pulau tradisional dalam mengejar perubahan-perubahan yang cepat dari Abad ke-20
Bima nama sebuah kabupaten yang relatif terpencil di peta wilayah Republik Indonesia. Pada zaman dahulu Bima merupakan sebuah kerajaan yang cukup penting peranannya di bagian Timur Indonesia. Sejarah kerajaan itu terkandung dalam beberapa teks berbahasa Melayu yang ditulis di Bima sendiri antara abad ke-17 dan ke-19. Teks itu sangat berharga buat merekonstruksi sejarah Indonesia, juga untuk men…