Buku ini menjelaskan tentang teori semiotik yang merupakan teori kritis pascamodern yang memahami karya sastra melalui tanda-tanda atau perlamvangan yang ditemui dalam teks. Dalam sebuah teks terdapat banyak tanda sehingga pembac atau penganalisis harus memahami maksud dan tujuan yang terkadaung didalmnya.
Buku ini Mencoba Membahas beberapa Pesoalan dasar dari Semantik sebagai Bakal awal untuk memahami masalah makna bahasa, Khususnya bahasa Indonesia secara lebih luas
Segala bentuk kekritisan (dan kejenakaan) dalam penggunaan bahasa disampaikan secara utuh dalam buku ini - buku yang menjadi reperesentasi idealisme berbahasa tujuh penulis muda. Lewat tulisan-tulisan yang (hampir semua) dimuat di rubrik "Wisata Bahasa" HU Pikiran Rakyat ini, ketujuh penulis menyampaikan kegundahan dan koreksi atas ketidakakuratan penggunaan bahasa.
Meremehkan EYD sama dengan meremehkan bahasa Indonesia. Dengan kata lain ketika sudah meremehkan bahasa Indonesia, secara tidak langsung sebenarnya bangsa Indonesia juga diremehkan. Tidak ada guna jika kepenulisan tanpa memerhatikan EYD yang baik, benar, dan efektif. Ketika EYD sudah hancur, maksud dan tujuan penulisan ide atau pun gagasan juga akan simpang-siur tatacara menulis gabungan kata.…
Buku ini menawarkan mereka latihan yang luas dalam pengembangan kosa kata dan penggunaan bahasa Inggris yang benar, dengan penekanan pada 600 kata bahasa Inggris yang berhubungan dengan kategori tertentu dan sering muncul pada ujian IELTS.Kategori-kategori ini meliputi alam dan lingkungan, kegiatan dan hobi, seni dan budaya, transportasi, kesehatan, pariwisata, bisnis, teknologi, masalah sosial…