Nell Sullivan has always been known as 'Miss Five-Year Plan'. But when she finds herself jobless and newly single on the same day. Nell decides it is time to stop planning and start taking chances. Nell blows her redundancy cheque on a trip of a lifetime to a place where anything's possible - San Francisco. There she meets a host of colorful characters, including the intriguing and gorgeous …
Maya sengaja berlama-lama kuliah di London. Tapi kini ia terpaksa pulang ke Jakarta, kembali ketemu panas, macet, dan orangtuanya yang sudah menyiapkan perjodohan untuknya. Sebaliknya, Maia seumur hidup tinggal di Tulungagung. Ini kali pertamanya ke Jakarta demi mencari kerja. Dia gugup setengah mati di kereta menuju Stasiun Senen, dan sampai di sana malah bertemu Jonathan, bukan Joni. …
Mikal tidak pernah mengerti kenapa ayahnya harus diambil secepat itu lewat sebuah peristiwa tragis. Ketika terperangkap di Son Nokta, Dunia Tanpa Titik Akhir, Mikal bertemu Princess, yang sekalipun bermata bolong sebelah, selalu ceria dan optimis. Agung tidak pernah mengerti kenapa kemalangan dan nasib buruk selalu menyertai langkahnya sehingga kerap dirinya bertanya, "kenapa Tuhan benci se…
Bagi Vena, 14 Februari adalah mimpi buruk. Tiga tahun yang lalu dia gagal menikah, dan kini selam berhari-hari dia selalui bangun dan mengulang hari tanpa cinta itu. Dunianya berhenti! Kekacauan terjadi Vena berada dalam labirin waktu tanpa ujung, dan menyerah pada keadaan bukanlah jawaban yang tepat. Dia harus bisa keluar dari kegilaan ini, apa pun caranya dan siapa pun yang harus dia t…
Diputusin dan dibuat tersesat di tengah hutan, sudah cukup membuat Yuki memasukkan nama Abimanyu ke dalam daftar hitam di hidupnya. Namun, siapa sangka ulah Abimanyu ini membuat Yuki, Vey, Indri, Nola, dan Nadya bertemu dengan cowok yang punya nama sama dengan pemain bola dari Brazil, Kaka. Nama boleh mirip dengan Kaka si pemain bola tapi urusan hobi mereka jelas beda. Kaka versi Yuki, Vey, …
Tahukah Kau, Sayang …. Aku mencintaimu lebih dari apapun. Aku rela kehilangan segalanya kecuali kamu. Aku sanggup melepas duniaku demi dunia kita bersama. Namun, ketika waktu bergulir tanpa bisa dibendung, ketika kenyataan memaksa untuk dipahami, ketika kesalahan memohon untuk dimaafkan, kurasa aku tak sanggup Sayang …. Entahlah, siapa yang harus memahami dan mengalah. Tapi mungkin, aku b…
"Kami akan mengadakan permainan Pelacakan Pembunuhan," jelas Mrs. Oliver pada Hercule Poirot. "Permainan apa?" tanya detektif kenamaan itu. "masing-masing peserta diberi sejumlah petunjuk yang akan menuntunnya ke tempat mayat. Barang siapa yang bisa menebak pembunuhnya, dialah pemenangnya, dan Andalah, M. poirot, yang akan menyampaikan hadiahnya." "Lalu siapa yang menjadi mayatnya?" tanya Po…
Suatu larut malam di sekolah asrama, dan guru menyelidiki lampu yang menyorot misterius dari Paviliun Olahraga ketika seluruh penghuni lainnya terlelap. Di antara tongkat-tongkat olahraga, mereka terantuk mayat seorang gadis yang tidak terkenal yang tertembak pada jantungnya. Sekolah itu heboh ketika "si kucing" menyerang lagi. Sayangnya seorang murid perempuan bernama Julia Upjohn tahu ter…
"Aneh, rasanya aku pernah melihat rumah itu sebelumnya, entah di mana," kata Tuppence sambil menatap lukisan tersebut. " Aku harus mencari rumah itu." Maka Tuppence pun naik kereta, mencari rumah dalam lukisan itu. Dari sini dimulailah petualangan yang melibatkannya pada suatu kasus pembunuhan terpendam di masa lampau. Sang oembunuh menanti di rumah itu—rumah di tepi kanal.
Tiga kecelakaan fatal dalam tiga hari. Tiga kecelakaan yang nyaris merenggut nyawa Nick Buckley, gadis cantik yang tinggal seorang diri di End House. Hercule Poirot yang mengkhawatirkan keselamatannya bertanya-tanya apakah semua itu memang kecelakaan — atau usaha pembunuhan? Ia pun membuka mata dan memasang telinga lebar-lebar. Tapi kecelakaan lain kembali terjadi, dan kali ini korbannya gadi…