Text
SKRIPSI: Represensi Gender dan Relasi Kuasa dalam Novel Pasung Jiwa : Analisis Teks dengan Pendekatan Michel Foucault
Relasi kuasa merujuk pada jaringan interaksi sosial yang bersifat produktif sekaligus membatasi, individu menjadi subjek maupun objek pengendalian Gender dimaknai sebagai konstruksi sosial yang dibentuk melalui praktik, wacana, dan regulasi budaya. Novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari menyoroti isu-isu ini melalui tokoh utama yang mengalami keterasingan identitas akibat tekanan sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kekuasaan dan tubuh dalam pemikiran Michel Foucault diterapkan dalam novel ini, serta norma sosial membatasi kebebasan individu dalam mengekspresikan identitas gender dan seksualitas mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan strukturalisme. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, dengan fokus pada analisis wacana terhadap narasi novel serta pemikiran Foucault tentang kekuasaan, tubuh, dan seksualitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Pasung Jiwa merepresentasikan kekuasaan sebagai mekanisme yang bekerja secara halus melalui norma-norma sosial, agama, dan budaya yang mendisiplinkan individu agar sesuai dengan peran gender yang telah ditetapkan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan tubuh dalam Pasung Jiwa tidak hadir sebagai objek semata. Novel ini memperlihatkan tubuh sebagai subjek yang aktif menghadapi kuasa yang membatasi dan menyusun kehidupan individu. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dalam kajian sastra feminis serta studi tentang kekuasaan dan tubuh dalam sastra Indonesia
Tidak tersedia versi lain