Text
SKRIPSI : Analisis Naratif Makna Keberanian dalam Esai "Menjadi Ilalang di Taman Makam Pahlawan" di Media Daring Narasi TV Edisi 6 September2024
Kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia masih sering terjadi di Indonesia dan menjadi persoalan serius yang belum sepenuhnya terselesaikan. Esai "Menjadi Ilalang di Taman Makan Pahlawan" yang mengangkat sosok Munir Said Thalib sebagai figur perlawanan terhadap kekerasan negara menawarkan ruang naratif yang kaya untuk ditelaah lebih dalam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana makna keberanian direpresentasikan dalam esai tersebut, serta untuk mengidentifikasi struktur naratifnya melalui teori Vladimir Propp. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis naratif Vladimir Propp. Data diperoleh melalui studi pustaka dan wawancara mendalam dengan informan kunci yaitu penulis esai. Analisis difokuskan pada pengidentifikasian 31 fungsi naratif Propp dalam struktur esai, serta makna keberanian yang terkandung dalam narasi tentang Munir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 dari 31 fungsi naratif Vladimir Propp dapat diidentifikasi dalam esai tersebut. Fungsi-fungsi ini membentuk pola perjalanan tokoh Munir dari rakyat biasa menjadi simbol perlawanan yang penuh risiko dan dilema moral. Makna keberanian dalam narasi ini ditampilkan sebagai tindakan sadar, reflektif, dan berpihak pada nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teori naratif Propp efektif digunakan dalam analisis jurnalisme naratif, khususnya untuk membongkar struktur dan makna dalam teks yang sarat pesan kemanusiaan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi jurnalis, akademisi, dan aktivis dalam membangun narasi yang kuat dan bermakna untuk isu-isu HAM di ruang digital.
Tidak tersedia versi lain