Text
SKRIPSI: Analisis Penyebaran Informasi Instagram @kabupaten.bogor dalam Mempertahankan Peringkat 1 pada Ajang Literasi Digital Humas Jabar Awards
Penyebaran Informasi di zaman serba digital sangat penting. Tim Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kabupaten Bogor menggunakan media sosial Instagram sebagai wadah informasi kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan media sosial sebagai penyebaran informasi merupakan cara yang efektif. Penelitian ini menganalisis penyebaran informasi yang dilakukan tim PIKP Diskominfo Kabupaten Bogor. Fokus penelitian adalah bagaimana tim ini berhasil mempertahankan peringkat | Media Sosial Terbaik pada ajang literasi digital Humas Jabar Awards selama dua tahun berturut-turut dari tahun 2023-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori 4C dari Chris Heur sebagai kerangka analisis, yaitu Context (pengemasan pesan informatif dan menarik sesuai karakteristik audiens). Communication (pemanfaatn fitur Instagram untuk komunikasi dua arah), Collaboration (kerja sama dengan instansi lain dan akun media publik), dan Connection (menjaga hubungan jangka panjang dengan pengikut melalui interaksi yang konsisten). Hasil penelitian menunjukan bahwa keberhasilan akun Instagram @kabupaten.bogor ditentukan oleh konsistensi dalam menyampaikan konten yang relevan, penggunaan bahasa formal yang komunikatif, desain visual yang selaras dengan identitas pemerintah daerah, serta keterbukaan terhadap partisipasi publik. Namun demikian, peneliti menemukan adanya hambatan komunikasi, seperti keterbatasan dalam memberikan umpan balik terhadap semua komentar masyarakat karena batasan kewenangan, serta kurangnya keseragaman visual antaraakun pemerintah daerah. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan media sosial yang efektif dalam lingkup pemerintah, tidak hanya membutuhkan kreativitas konten, tetapi juga koordinasi antarlembaga dan sensitivitas terhadap kebutuhan masyarakat.
Tidak tersedia versi lain