Text
SKRIPSI: Pelanggaran Prinsip Kesopanan dalam Novel The Cruel Prince (2018) Karya Holly Black
Novel The Cruel Prince karya Holly Black memperlihatkan bahwa ketidaksopanan verbal dalam komunikasi tidak hanya terjadi dalam interaksi kehidupan nyata, tetapi juga menjadi strategi linguistik yang signifikan dalam membangun konflik naratif antartokoh dalam karya sastra. Hal ini digambarkan melalui dialog yang mengandung serangan terhadap muka tokoh, baik secara langsung maupun terselubung, khususnya dalam relasi kekuasaan antara kaum faerie dan manusia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengklasifikasikan bentuk-bentuk strategi ketidaksopanan verbal berdasarkan teori Culpeper (2017) serta menganalisis pengaruh konteks komunikasi terhadap pemilihan strategi tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa dialog dalam novel The Cruel Prince yang diterbitkan oleh Little, Brown Books for Young Readers pada tahun 2018. Berdasarkan analisis novel tersebut, ditemukan 93 data tuturan yang mengandung pelanggaran prinsip kesopanan yang terdiri dari 38 kasus positive impoliteness, 34 kasus negative impoliteness, 11 kasus bald on record impoliteness, 9 kasus sarcasm or mock politeness, dan 1 kasus withhold politeness. Dominasi strategi positive impoliteness dan negative impoliteness menunjukkan bahwa konflik verbal dalam novel lebih banyak dibangun melalui serangan terhadap identitas sosial dan kebebasan individu tokoh.
Tidak tersedia versi lain