Text
SKRIPSI: Analisis Elemen Semantik dalam Tiga Artikel Reuters tentang Amandemen Undang-Undang Militer Indonesia: Pendekatan Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk
Penelitian ini menganalisis penggunaan elemen semantik dalam pemberitaan Reuters mengenai amandemen undang-undang militer Indonesia. Isu ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan perluasan peran militer di ranah sipil yang berpotensi memengaruhi praktik demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bahasa digunakan dalam merepresentasikan isu politik melalui teks berita media internasional. Analisis dilakukan menggunakan teori Analisis Wacana Kritis van Dijk (2015), dengan fokus pada aspek semantik yang meliputi latar, detail, maksud, praanggapan, dan nominalisasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen semantik dalam teks berita tidak hanya menyampaikan informasi faktual, tetapi juga membangun makna tertentu. Penggunaan elemen maksud paling dominan sebanyak 11 data, diikuti oleh praanggapan 9 data, detail sebanyak 8 data, latar sebanyak 6 data, dan nominalisasi sebagai elemen yang paling sedikit muncul dengan 4 data, sehingga keseluruhan data yang dianalisis berjumlah 38 data. Dominasi elemen maksud, praanggapan, dan detail secara eksplisit maupun implisit mengarahkan pembaca pada pemaknaan tertentu terhadap isu perluasan militer dan dampaknya terhadap demokrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media internasional seperti Reuters memiliki peran penting dalam membentuk representasi isu politik Indonesia serta memengaruhi cara pembaca memahami dan menafsirkan realitas politik yang diberitakan.
Tidak tersedia versi lain