Text
Merayakan Dewasa dan Lukanya
Bukankah sejak kecil kita punya stereotipe bahwa menjadi dewasa begitu menyenangkan? Ternyata kita hanyalah korban ekspektasi yang berlebihan. Dewasa tidak seindah yang kita dongengkan.
Rutinitas berulang yang bermuara pada kejenuhan, membiasakan diri untuk berdamai dengan kegagalan, segudang tanggung jawab yang tak bisa dilepaskan. Merasa tertinggal perihal pencapaian dengan teman seumuran, melawan badai apa kata orang dan berjuang sendirian.
Pada akhirnya menjadi dewasa adalah tentang merayakan seluruh luka-lukanya dengan keikhlasan.
Tidak tersedia versi lain