Text
SKRIPSI: Kesalahan dan Ketidaktepatan Terjemahan dalam Anime Mashle: Magic and Muscles pada Situs Otakudesu
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesalahan dan ketidaktepatan penerjemahan subtitle anime Mashle: Magic and Muscles dari bahasa Jepang ke bahasa Indonesia yang terdapat pada situs non-resmi Otakudesu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, karena data penelitian berupa dialog bahasa Jepang dan subtitle bahasa Indonesia yang dianalisis berdasarkan makna, konteks, dan fungsi ujaran. Sumber data penelitian terdiri atas dialog anime sebagai bahasa sumber dan subtitle bahasa Indonesia sebagai bahasa sasaran, yang diambil dari episode 1 sampai episode 6. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, dan analisis data berdasarkan teori penerjemahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam subtitle anime Mashle: Magic and Muscles masih ditemukan berbagai bentuk kesalahan dan ketidaktepatan penerjemahan. Kesalahan tersebut meliputi kesalahan penerjemahan semantik, kesalahan penerjemahan pragmatik, serta kesalahan budaya, khususnya dalam bentuk over-localization. Kesalahan semantik terjadi akibat pergeseran atau penambahan makna leksikal dan konseptual yang tidak didukung secara linguistik, sehingga mengubah makna sifat, evaluasi, atau karakter tokoh menjadi makna situasional, hiperbolis, atau bahkan bertentangan dengan makna bahasa sumber. Kesalahan pragmatik muncul ketika fungsi ujaran, seperti permintaan, salam, teguran, atau ekspresi kesopanan, tidak tersampaikan secara tepat dalam bahasa sasaran, sehingga mengubah sikap penutur dan relasi sosial antar tokoh. Sementara itu, kesalahan budaya terjadi akibat penggunaan istilah atau slang lokal bahasa Indonesia yang tidak memiliki kesepadanan fungsi dan makna dengan ungkapan budaya bahasa Jepang, sehingga menghilangkan atau mendistorsi muatan budaya teks sumber. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerjemahan subtitle anime tidak hanya memerlukan penguasaan bahasa, tetapi juga pemahaman yang mendalam terhadap aspek semantik, pragmatik, dan budaya. Pemilihan strategi penerjemahan yang kurang tepat dapat menyebabkan pesan, fungsi komunikasi, serta karakter tokoh dalam teks sumber tidak tersampaikan secara sepadan kepada penonton bahasa sasaran.
Tidak tersedia versi lain