Text
SKRIPSI: Analisis Semiotika tentang Konflik Identitas dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap
Konflik identitas dalam film Ngeri-Ngeri Sedap mencerminkan benturan antara nilai tradisional yang dipegang oleh generasi tua dengan gaya hidup modern yang di adopsi oleh generasi muda di film ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi konflik identitas antargenerasi, simbol visual dan naratif serta makna- makna yang terkandung dalam elemen film pada film Ngeri-Ngeri Sedap. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui observasi dan dokumentasi, serta studi literatur. Penelitian ini menggunakan teori semiotika terdiri atas denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film Ngeri-Ngeri Sedap menggambarkan konflik identitas generasi antara orang tua yang menjunjung tradisi Batak dan anak-anak yang cenderung mengadopsi nilai modem. Hal ini terlihat dari keputusan anak-anak Pak Domu yang menentang adat. Simbol visual seperti rumah adat dan pakaian Batak, serta adegan makan bersama, memperlihatkan benturan tradisi dan modernitas. Teknik sinematografi memperkuat ketegangan emosional antar karakter. Film ini mencerminkan perjuangan generasi muda dalam menyeimbangkan identitas budaya dengan perubahan sosial, menghadirkan dilema yang sering dihadapi masyarakat multikultural.
Tidak tersedia versi lain