Text
SKRIPSI: Studi Perbandingan Strategi Politeness Dalam Film Beauty And The Beast Animasi (1991) dan Live Action (2017) Produksi Disney
Penelitian ini membahas strategi kesantunan berbahasa dalam dialog tokoh utama film Beauty and the Beast versi animasi (1991) dan live action (2017) berdasarkan prinsip kesantunan menurut Leech (2014). Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kesantunan berbahasa dalam membangun hubungan sosial antartokoh dan menyampaikan nilai moral dalam narasi film. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk strategi kesantunan yang digunakan oleh tokoh utama serta membandingkan perbedaannya pada kedua versi film. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengamatan dan dokumentasi terhadap dialog tokoh utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam maksim kesantunan Leech muncul dalam kedua versi film, namun cara penerapannya berbeda. Versi animasi menampilkan strategi kesantunan yang lebih sederhana dan formal, sedangkan versi live action menunjukkan strategi yang lebih variatif, emosional, dan mendalam secara psikologis Perbedaan ini dipengaruhi oleh konteks sosial dan karakterisasi tokoh, tetapi nilai kesantunan tetap dipertahankan. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi kesantunan berbahasa berperan penting dalam membangun interaksi antartokoh serta menyampaikan makna dan nilai sosial dalam cerita. Hasil penelitian terhadap 23 data dialog menunjukkan bahwa maksim sympathy dan modesty sepenuhnya dipatuhi dalam 14 dan 2 dialog, diikuti oleh maksim generosity dipatuhi dalam 5 dialog, tact dalam 8 dialog, approbation dalam 6 dialog, dan agreement dalam 3 dialog, sehingga menegaskan bahwa simpati, kebijaksanaan, dan kedermawanan merupakan strategi kesantunan yang paling dominan dalam kedua versi film Beauty and the Beast.
Tidak tersedia versi lain