Text
SKRIPSI: Ilokusi Narsistik Tokoh Utama dalam Film Not Okay (2020) - Kajian Pragmatik
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk, jenis, dan fungsi tindak tutur ilokusi yang mencerminkan sifat narsistik tokoh utama film Not Okay (2022), Danni Sanders, serta mengkaji efek perlokusinya. Menggunakan pendekatan kualitatif pragmatik berdasarkan teori Searle, data dianalisis dari dialog Danni dengan metode dokumentasi dan analisis isi. Ditemukan 119 tindak tutur ilokusi narsistik, diklasifikasikan berdasarkan jenis dan bentuk (langsung tidak langsung). Berdasarkan jenis: 73 representatif, 16 direktif, 3 komisif, 24 ekspresif, dan 3 deklaratif. Bentuk langsung mendominasi yakni sebanyak 101 kasus (72 representatif, 7 direktif, 2 komisif, 17 ekspresif, 3 deklaratif), sementara dengan bentuk tidak langsung terdapat 18 kasus (1 representatif, 9 direktif, 1 komisif, 7 ekspresif, tanpa deklaratif). Jenis ilokusi representatif adalah yang paling dominan (73 tuturan), berfungsi menyatakan kebohongan berulang untuk menutupi kebohongan sebelumnya, demi ketenaran sebagai penulis inspiratif teridentifikasi mencerminkan sikap narsistik Danni yang memanipulasi via bahasa. Ilokusi jenis ekspresif (24 tuturan) menempati posisi kedua, dominan mengungkapkan terima kasih atau pujian untuk bangun citra diri. Direktif (16 tuturan) meminta tindakan secara tidak langsung; komisif (3 tuturan) menyatakan janji; deklaratif (3 tuturan) memperkenalkan diri. Secara umum, dapat disimpulkan tokoh Danni Sanders menggunakan semua jenis tindak tutur ilokusi baik dalam bentuk langsung maupun tidak langsung untuk membuat dirinya menjadi orang terkenal di lingkungan kerja dan di dunia maya. Hal ini membuktikan bahwa dengan mengidentifikasi dan menganalisa tindak tutur ilokusi seseorang, melalui faktor situasi dan kontekstual maka dapat diketahui sifat dan karakteristiknya. Efek perlokusi termasuk manipulasi persepsi publik, pencapaian popularitas sementara, dan eksposur kebohongan. Dominasi representatif menegaskan peran bahasa sebagai alat manipulasi narsistik. Penelitian ini berkontribusi pada studi pragmatik film, mengilustrasikan bagaimana ilokusi membentuk karakter antagonis.
Tidak tersedia versi lain