Text
Jurnal Ilmu Komunikasi: Partisipasi Politik Pemilih di Kota dan Kabupaten Bogor pada Pemasaran Politik: Studi Empiris Model O-S-O-R Berdasarkan Perspektif Kelompok Usia
Penelitian ini mengkaji peran pemasaran politik dalam memobilisasi partisipasi politik pemilih di Kota dan Kabupaten Bogor dalam kerangka model Orientation-Stimulus- Orientation-Response (O-S-O-R) (01: multimodal connectedness, S: pemasaran politik, 02: kepercayaan politik, R: partisipasi politik), dengan fokus pada apakah kepercayaan politik memediasi pengaruh tersebut dan bagaimana mekanismenya bervariasi antar- kelompok usia selama periode elektoral. Pendekatan kuantitatif eksplanatori dilakukan melalui survei terhadap 415 responden dianalisis menggunakan PLS-SEM dan Multigroup Analysis (MGA) untuk menguji perbedaan antar-kelompok usia. Hasil menunjukkan bahwa pemasaran politik merupakan prediktor paling konsisten, berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan politik (B = 0,233; p < 0,001) dan terutama terhadap partisipasi politik (B = 0,356; p < 0,001). Sebaliknya, multimodal connectedness tidak berpengaruh signifikan, dan kepercayaan politik tidak memediasi hubungan antara pemasaran politik dan partisipasi (B= -0,011; p = 0,864) Analisis multigrup memperlihatkan pola mobilisasi heterogen: pada kelompok 18-24 tahun, pemasaran politik membentuk kepercayaan sekaligus mendorong partisipasi pada kelompok 25-39 tahun, mendorong partisipasi tanpa membentuk kepercayaan; dan pada kelompok 40-60 tahun, terdapat indikasi awal pembentukan kepercayaan namun tidak cukup untuk menggerakkan partisipasi. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks pemasaran politik berbasis platform, partisipasi lebih dimobilisasi secara langsung oleh stimulus kampanye dibandingkan melalui mekanisme psikologis berbasis kepercayaan, dengan efek yang bervariasi menurut fase usia.
Tidak tersedia versi lain