Text
SKRIPSI: Praanggapan Dalam Ujaran Tokoh Utama Nora Seed pada Novel The Midnight Library (2020)
Praanggapan merupakan salah satu mekanisme pragmatik yang memungkinkan penutur menyampaikan makna tersirat melalui asumsi yang dianggap sudah diketahui bersama sebelum ujaran disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis praanggapan yang terdapat dalam ujaran tokoh utama Nora Seed pada novel The Midnight Library karya Matt Haig (2020), serta mengkaji peran pengetahuan bersama antara Nora Seed dan mitra tuturnya dalam membangun pemahaman terhadap makna tersirat tersebut. Penelitian ini menggunakan teori praanggapan Yule (2018) yang mencakup enam jenis pranggapan, yaitu eksistensial, leksikal, struktural, faktif, non- faktif, dan konterfaktual, serta konsep pengetahuan bersama dari Stalnaker (1978 dalam Aini & Ariyanti, 2021), Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik simak catat dalam pengumumpulan data dan analisis isi dalam pengolahan data. Dari 44 data ujaran yang dikumpulkan, ditemukan sebanyak 56 praanggapan karena sejumlah ujaran mengandung lebih dari satu jenis praanggapan sekaligus. Keenam jenis praanggapan seluruhnya ditemukan, dengan praanggapan leksikal sebagai yang paling dominan sebanyak 24 data, diikuti praanggapan faktif 14 data, struktural 10 data, konterfaktual 4 data, eksistensial 3 data, dan non-faktif 1 data. Pengetahuan bersama ditemukan berperan dalam tiga pola, yaitu pengetahuan yang sudah ada sebelum percakapan, pengetahuan yang terbentuk secara dinamis selama percakapan, dan ketidakseimbangan pengetahuan yang mendorong Nora menggunakan praanggapan dan pengetahuan bersama saling berkaitan dalam membentuk makna implisit ujaran Nora Seed, sekaligus memperlihatkan bagaimana tokoh menyampaikan perasaan dan pengalamannya secara tidak langsung melalui bahasa.
Tidak tersedia versi lain