Text
SKRIPSI: Representasi Konflik Perbedaan pada Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik : Kajian Sosiologi Sastra
Konflik perbedaan moralitas merupakan benturan nilai dan prinsip moral yang dianut oleh masing-masing tokoh, yang mencerminkan ketegangan sosial dalam menghadapi dilema etika dan kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik sosial, khususnya yang terjadi akibat adanya perbedaan moralitas, yang digambarkan dalam novel Sang Koruptor karya Hario Kecik serta makna yang hendak disampaikan dari penggambaran konflik tersebut. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra, serta konsep representasi Stuart Hall. Penelitian ini didesain dengan menggunakan kerangka kualitatif deskriptif dengan objek penelitian novel Sang Koruptor karya Hario Kecik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik sosial dalam novel Sang Koruptor direpresentasikan melalui pengalaman tokoh-tokoh korban persekusi pasca G30S PKI, yang mencerminkan kecenderungan masyarakat Indonesia melakukan persekusi atas dasar stigma ideologis. Selain itu, konflik perbedaan moralitas antartokoh tergambar dalam perjuangan Adjidarmo dan Bahrum untuk menebus kesalahan masa lalu, yang dihadapkan pada pertentangan dengan tokoh- tokoh bermoral rendah di lingkungan mereka pasca runtuhnya Orde Baru.
Tidak tersedia versi lain