Text
SKRIPSI: Pengaruh Stigmatisasi Digital "Jawa Hama" Terhadap Respons Psikologis Suku Jawa Dengan Generasi Sebagai Variabel Moderasi di Media Sosial Tiktok
Fenomena stigmatisasi digital di media sosial memberikan dampak psikologis yang nyata terhadap kelompok etnis tertentu, termasuk masyarakat Jawa. Narasi seperti "Jawa Hama" di ruang digital berpotensi memunculkan tekanan psikologis, rasa tidak nyaman, serta kecenderungan menghindari keterlibatan sosial digital. Kondisi ini berkaitan dengan fenomena Fear of Being Included (FOBI), yaitu ketakutan individu untuk diasosiasikan dengan identitas sosial yang telah distigmatisasi di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stigmatisasi digital terhadap respons psikologis masyarakat Jawa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Sampel penelitian berjumlah 450 responden suku Jawa berusia 18-34 tahun, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Stigmatisasi digital diukur melalui dimensi pelabelan, stereotipe, pemisahan, dan diskriminasi, sedangkan respons psikologis mencakup dimensi kognitif, afektif, dan perilaku. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigmatisasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap respons psikologis masyarakat Jawa dengan nilai ẞ sebesar 0,586 dan p
Tidak tersedia versi lain