Text
Filsafat Kebohongan
Filsafat kebohongan mengkaji hakikat, moralitas, dan dampak disonansi kognitif antara kebenaran dan realitas yang dikonstruksi melalui bahasa. Artikel ini mengeksplorasi dimensi epistemologis dari kepalsuan, di mana kebohongan tidak sekadar dipahami sebagai penyampaian informasi yang keliru, melainkan sebagai tindakan intensional untuk memanipulasi kesadaran subjek lain. Melalui pendekatan etika, kajian ini menelusuri dilema moral antara kewajiban mutlak untuk selalu berkata jujur dengan relativisme kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebohongan sistemik dapat menggerus fondasi kepercayaan publik dan merusak tatanan otonomi rasional dalam bermasyarakat. Pada tataran ontologis, fenomena ini juga meneliti bagaimana kepalsuan dieksploitasi, dilembagakan, dan membentuk realitas baru, sebagaimana diulas dalam literatur kontemporer seperti Filsafat Kebohongan.
Tidak tersedia versi lain