Text
Krisis Identitas Tokoh Utama Miyo Sasaki dalam Anime Nakitai Watashi Wa Neko Wo Kaburu
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari unsur-unsur intrinsik dan krisis identitas yang dialami tokoh utama dalam film Nakitai Watashi wa Neko wo Kaburu. Penelitian menggunakan teori unsur intrinsik dari Nurgsyantoro dan teori psikososial Erik Erikson, terutama pada tahap identity vs role confusion. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa analisis deskriptif, yaitu menggambarkan data dalam bentuk adegan, dialog, dan monolog, kemudian dianalisis dan disimpulkan. Sumber data meliputi film, buku, jurnal, serta penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur intrinsik seperti tema, alur, tokoh, dan latar membantu menggambarkan krisis identitas yang dialami Miyo Sasaki. Krisis identitas Miyo dipengaruhi oleh faktor keluarga, penolakan dari masyarakat, serta kebutuhan akan kasih sayang. Gejala krisis identitas terlihat dari perilaku pelarian diri Miyo melalui transformasi menjadi kucing, konflik peran ganda, serta bingung mengenai jati diri. Namun, dengan bantuan orang terdekat, khususnya Kento Hinode, Miyo mampu menerima dirinya sendiri, berdamai dengan masa lalu, dan tumbuh menjadi individu yang lebih dewasa. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa krisis identitas remaja dapat diwujudkan melalui media anime, dan penyelesaiannya sesuai dengan teori psikososial Erikson.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain