Text
Dunia Alternatif Sebagai Refleksi Sosial dalam Film Coraline
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dunia alternatif dalam film Coraline (2009) dibangun melalui struktur naratif serta bagaimana dunia tersebut merefleksikan realitas sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratologi. Data penelitian berupa dialog, adegan, dan perkembangan peristiwa dalam film Coraline (2009). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan menonton film secara berulang, mencatat dialog dan adegan yang relevan, serta mengelompokkan data berdasarkan fokus penelitian. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi konstruksi dunia alternatif melalui perkembangan peristiwa, oposisi antara dunia nyata dan dunia alternatif, pengalaman tokoh utama, serta dialog sebagai bagian dari struktur naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dunia alternatif dibangun secara bertahap melalui modifikasi dunia nyata sehingga tampak lebih ideal, hangat, dan mampu memenuhi kebutuhan emosional tokoh utama. Namun, seiring perkembangan cerita, dunia tersebut berubab menjadi ruang yang menghadirkan kontrol, manipulasi, dan dominasi melalui karakter Other Mother. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dunia alternatif tidak hanya berfungsi sebagai ruang fantasi, tetapi juga merefleksikan realitas sosial yang berkaitan dengan relasi keluarga, kebutuhan emosional anak, manipulasi emosional, serta pentingnya kebebasan dan identitas individu. Dengan demikian, struktur naratif berperan penting dalam membangun dunia alternatif sebagai media refleksi terhadap dinamika sosial dalam film.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain