Text
SKRIPSI: Representasi Tubuh Monster Perempuan Dalam Film The Substance (2024) karya Coraline Fargeat
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana tubuh monster perempuan direpresentasikan dalam film The Substance (2024) karya Coralie Fargeat. Latar belakang penelitian ini berasal dari fenomena gendered ageism dan objektifikasi seksual dalam industri hiburan yang secara sistematis memarginalkan eksistensi tubuh perempuan paruh baya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berbasis studi pustaka guna menganalisis elemen tekstual naratif dan sinematografis film. Teknik analisis dalam penelitian ini mengacu pada teori abjeksi (abjection) Julia Kristeva sebagai kerangka teoretis utama, serta didukung oleh teori monstrous-feminine dari Barbara Creed. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tubuh perempuan yang menua dikonstruksikan sebagai ruang abjek yang dieksklusi oleh tatanan simbolik patriarki phalosentris karena dianggap mengancam batas-batas estetika industri. Penolakan ini memicu fragmentasi identitas yang berujung pada kehancuran batas tubuh yang fatal akibat internalisasi standar kecantikan. Sementara itu, monsteritas yang mewujud dalam entitas hibrida Monstro-ElisaSue berhasil menumbangkan tatapan laki-laki (male gaze) dengan memamerkan tubuh grotesque di ruang publik sebagai bentuk subversi politik. Kesimpulannya, menjadi monster merupakan satu-satunya agensi radikal yang tersisa bagi perempuan untuk membongkar kemunafikan tatanan patriarki, meskipun tindakan resistensi tersebut pada akhirnya harus dibayar dengan kehancuran eksistensial dan eliminasi biologis total oleh sistem.
Tidak tersedia versi lain