Text
Metode Penelitian Dekonstruksi Sastra: Seni pembongkaran, pelacakan, dan penjungkirbalikan makna
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara komprehensif penerapan metode dekonstruksi sebagai strategi pembacaan kritis dalam ranah penelitian sastra. Sebagai sebuah pendekatan yang diinisiasi oleh Jacques Derrida, dekonstruksi menantang kemapanan makna tunggal dan absolut yang kerap diagungkan oleh strukturalisme klasik. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi pustaka, artikel ini membedah operasionalisasi dekonstruksi melalui tiga tahapan metodologis utama, yaitu: (1) pembongkaran (dismantling) terhadap oposisi biner tradisional di dalam teks; (2) pelacakan (tracing) terhadap jejak-jejak ketidakhadiran, inkonsistensi, serta aporia bahasa; dan (3) penjungkirbalikan (inversion) hierarki makna untuk memunculkan pluralitas interpretasi yang termarginalkan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa dekonstruksi bukan merupakan upaya penghancuran teks (destruction) melainkan sebuah seni pembacaan ganda yang secara simultan menegaskan sekaligus membatalkan makna. Metode ini berhasil menggeser paradigma kritis dari pencarian kebenaran objektif pengarang menuju pembebasan fluiditas bahasa sastra. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi peneliti sastra kontemporer dalam memanfaatkan strategi interogasi teks demi menghasilkan analisis yang multidimensional.
Tidak tersedia versi lain