Text
Pantun Melayu: Redaksi Balai Pustaka
Buku ini menggambarkan bahwa dalam menyatakan pikiran atau perasaan dalam suatu bahasa dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui cara bersajak (seperti pantun dan syair) serta melalui cara prosa biasa.
Mengungkapkan pikiran melalui ungkapan bersajak dinilai jauh lebih halus dan mendalam, di mana masyarakat Melayu sering kali menyampaikan maksud secara dikiaskan, beramsal, atau disindirkan. Sebagaimana pandangan para peneliti dan tokoh bahasa (seperti Prof. Van Ophuysen), di dalam bait-bait pantun terkandung tabiat, nilai moral, falsafah hidup, nasihat, agama, adat istiadat, serta kehangatan budaya masyarakat Melayu.
Kumpulan ini menghimpun berbagai jenis pantun pilihan—mulai dari pantun anak-anak, pantun berkasih-kasihan, pantun nasihat, hingga pantun orang tua—yang mencerminkan kearifan lokal serta keindahan struktur rima bahasa Melayu klasik.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain