Text
Identitas Kasta, dan Kata: Psikologi Komunikasi Masyarakat Sunda
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara identitas sosial, stratifikasi kultural, dan pola kebahasaan dalam masyarakat Sunda melalui lensa psikologi komunikasi. Sebagai suku bangsa yang kaya akan nilai filosofis, masyarakat Sunda secara historis mengenal pembagian kelas sosial yang tecermin dalam struktur bahasa verbal, khususnya melalui penggunaan undak-usuk basa (tingkatan bahasa). Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif-analitis, artikel ini membedah bagaimana pilihan "kata" bukan sekadar alat penyampai pesan, melainkan manifestasi dari penegasan "kasta" atau status sosial, serta pembentuk "identitas" psikologis individu dalam interaksi komunal. Hasil kajian menunjukkan bahwa psikologi komunikasi masyarakat Sunda sangat dipengaruhi oleh konsep kesantunan (tatakrama), pemeliharaan harmoni (keselarasan), dan pembagian ruang sosial berdasarkan relasi kuasa serta usia. Meskipun modernisasi dan egalitarianisme global mulai mengikis formalitas tingkatan bahasa, residu psikologis dari hierarki bahasa ini tetap hidup dalam bentuk persepsi rasa hormat, harga diri (gengsi), dan kecemasan berkomunikasi di kalangan generasi muda Sunda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa dalam konteks Sunda berfungsi sebagai jangkar psikososial yang menjaga keseimbangan antara pelestarian tradisi dan adaptasi sosial modern.
Tidak tersedia versi lain