Text
SKRIPSI: Strategi Campur Kode Dalam Wacana Iklan Digital Pada Takarir Beauty Content @wardahbeautydi Instagram
Penelitian ini mengkaji penggunaan campur kode dalam takarir unggahan Instagram @wardahbeauty. Dalam komunikasi pemasaran digital, penggunaan campur kode tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai strategi komunikasi untuk menarik perhatian audiens dan memperkuat pesan promosi. Meskipun penelitian mengenai campur kode dalam media sosial telah banyak dilakukan, kajian yang menghubungkan campur kode dengan faktor penggunaan dan daya tarik iklan dalam konteks promosi produk kecantikan masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis campur kode yang digunakan dalam takarir Instagram @wardahbeauty, menganalisis faktor yang mendorong penggunaannya, serta menjelaskan keterkaitannya dengan daya tarik iklan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa 77 data campur kode yang diperoleh dari 17 takarir unggahan Instagram @wardahbeauty melalui teknik simak-catat. Analisis data mengacu pada teori campur kode Muysken (2000), teori faktor pendorong campur kode Meyerhoff (2018), serta teori daya tarik iklan Belch dan Belch (2018). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan tiga jenis campur kode, yaitu insersi (49 data), alternasi (27 data), dan leksikalisasi kongruen (1 data) dengan faktor komunikatif (40,2%) dan kebutuhan referensial (24,7%) sebagai pendorong utama penggunaannya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan campur kode pada takarir Instagram (@wardahbeauty berkaitan dengan daya tarik iklan rasional yang meliputi daya tarik fitur, daya tarik keunggulan kompetitif, daya tarik harga menguntungkan, dan daya tarik berita. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa campur kode digunakan sebagai strategi komunikasi yang bersifat fungsional untuk menyampaikan informasi produk secara ringkas, spesifik, dan persuasif sekaligus memperkuat daya tarik promosi produk kecantikan di media sosial.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain