Text
SKRIPSI: Komodifikasi Pekerja dalam Industri Idol Jepang pada Anime Back Street Girls: Gokudols
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk komodifikasi pekerja dalam industri idol Jepang serta menjelaskan proses komodifikasi tubuh, identitas, dan emosi yang direpresentasikan dalam anime Back Street Girls: Gokudols. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis melalui studi kepustakaan (library research). Sumber data primer dalam penelitian ini berupa dialog, adegan, dan narasi yang terdapat dalam anime Back Street Girls: Gokudols, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan berbagai literatur yang relevan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan teori industri budaya David Hesmondhalgh yang didukung oleh konsep komodifikasi Vincent Mosco.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anime Back Street Girls: Gokudols merepresentasikan tiga bentuk komodifikasi pekerja dalam industri idol Jepang.
yaitu pemaksaan kerja sebagai idol, kontrol agensi terhadap pekerja, dan idol sebagai aset ekonomi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa proses komodifikasi terjadi melalui pengelolaan tubuh, identitas, dan emosi para tokoh sebagai sumber nilai ekonomi yang disesuaikan dengan kepentingan industri hiburan. Representasi tersebut memperlihatkan bagaimana sistem industri budaya menempatkan pekerja tidak hanya sebagai pelaku produksi, tetapi juga sebagai komoditas yang dapat diatur, dikendalikan, dan dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan ekonomi.
Kesimpulannya, anime Back Street Girls: Gokudols tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai teks budaya yang merepresentasikan kritik terhadap praktik komodifikasi dan eksploitasi pekerja dalam industri idol Jepang melalui pengelolaan tubuh, identitas, dan emosi para pekerjanya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain