Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana prasangka ras dan kelas direpresentasikan dalam film 12 Angry Men (1957) karya Reginald Rose. Latar belakang penelitian ini berasal dari fenomena bias struktural dan diskriminasi sistemik dalam superstruktur hukum yang secara sistematis memarginalkan eksistensi kelompok minoritas dan kelas pekerja. Penelitian ini menggun…
Nenelitian ini mengkaji mekanisme pertahanan diri tokoh utama Coriolanus Snow sebagai strategi bertahan hidup dan pembentuk kepribadian dalam film The Hunger Game The Ballad of Songbirds & Scakes (2023). Pencinian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks sinematik terhadap 24 adegan yang dianalisis menggunakan model Miles dan Haberman (1994) Teori yang diguna…
Berangkat dari pengalaman menginisiasi Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), Ifa Isfansyah menyusun buku Mengelola Festival Film. Selain ditujukan untuk kalangan internal JAFF sebagai pegangan penyelenggaraannya, buku ini bisa dijadikan referensi pelaksanaan festival film lain secara umum. Dengan membaca buku ini, penyelenggara festival film mempunyai acuan untuk menjalankan organisasi, m…
Buku ini membahas tentang karya audiovisual hybrid yang mengandung unsur informasi dan hiburan terutama dalam proses desain konten dan kemasan produksi yang berorientasi pada nilai edukasi, informasi, berita, estetika, seni, etik, dan hiburan. Buku ini sangat cocok dan penting bagi para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) penyiaran multi media, mahasiswa bidang studi penyiaran multi media…
Film merupakan salah satu media masa yang berperan sebagai sarana modern yang digunakan untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat, media film sangat membantu dalam menyampaikan tujuan-tujuan khusus yang diinginkan secara tepat dan akurat.
The Jadugar adalah kolektif video duo yang dimotori oleh Henry "Betmen" Foundation dan Anggun Priambodo. Keduanya telah melahirkan bergam video klip yang mewakili berbagai macam musisi Indonesia, dengan estetika yang setia kepada karakter musiknya, plus pendekatan yang selalu eksploratif dan eksentrik untuk karya video musik yang unik.
Lintang (Dewi Rezer) dan Cakra (Indra Birowo) yang bersahabat sejak kecil, sama-sama mengusahakan sebuah persewaan video dan bercita-cita membuat gedung sinema alternatif. Lintang sangat percaya akan astrologi dan berdasarkan itu mencari jodohnya, seorang Taurus, sebelum usia 25 tahun. Cakra percaya akan mimpi, dan berulang kali melihat gadis yang sama dalam mimpinya. Sosoknya tidak begitu jela…
Kegiatan yang sudah dilakukan oleh divisi Humas Pemerintah Kota Bogor terkait pemberian informasi melalui Video Sinematografi di akun Instagram @pemkotbogor bisa menjadi sarana untuk mempertahankan citra positif dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang kebijakan yang sudah ditetapkan untuk masyarakat itu sendiri. Pengelolaan Video Sinematografi ini bisa berpengaruh untuk berbagai pi…