penulis - dalam buku ini- berpendapat bahwa PKK harus direvitalisasi, direbut, dan dimanfaatkan oleh gerakan perempuan untuk mendorong program-program pro perempuan yang responsif gender
Buku ini membahas tentang sejumlah pemikiran para tokoh postmodernisme, serta menjelaskan dan memberikan pemahaman terkait apa itu postmodernisme dan karateristiknya
buku ini mengajarkan pembaca untuk berpikir ulang bagaimana untuk mendapatkan pemasukan yang tinggi, mempertanyakan keyakinan bahwa rumah adalah aset, hingga mendefinisikan perbedaan antara aset dan liabilitas
Esai adalah wacana yang berada di persimpangan jalan. Sebagai fiksi, ia bertumpu pada fakta empiris, sosiologis, dan historis. Sebagai nonfiksi, ia kerap memainkan segala macam diksi: metafora, analogi, simbolisme, dan majas lain yang dalam karya sastra menempati posisi penting.