Buku ini memuat 14 cerpen yang dibuat oleh Djenar sepanjang tahun 2004-2005. Seksualitas menjadi unsur yang menonjol dalam hampir semua cerpen itu. Meski demikian, cerpen-cerpen itu tidak terkesan porno. Malahan tetap terasa indah, sebab dibalut dalam kata-kata yang memesona.
Membentuk satu kelompok diskusi yang berkumpul secara sembunyi-sembunyi setiap ada kesempatan. Mereka saling bercanda, berbagi kasih-sayang, berbagi cerita, saling menuturkan kesedihan dan keprihatinan atas perlakuan buruk, pelecehan seksual, kekerasan, dan segala bentuk penderitaan yang mendera mereka: hanya lantaran mereka "kebetulan dilahirkan " dengan berjenis kelamin wanita. Meski berasal …
Naskah laporan dari Proyek Penelitian Kebudayaan Daerah Pusat Penelitian Sejarah dan Budaya Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dalam tahun anggaran 1978/1979