This book, actually titled, House, Bridge, Fountain, Gate, is divided into five thematic sections. I really liked the first two and enjoyed the third, but with fewer Post-It flags. The last two, not so much. Maxine Kumin writes about the ordinary
Novel ini mengisahkan tentang dimensi-dimensi konflik dari manusia menyangkut cinta, kekejaman, dan kisah tragis para tokohnya
Buku ini dibagi dua yaitu kumpulan monolog dan naskah drama untuk dua pemeran. Mulanya, monolog ditulis untuk bahan latihan calon anggota Teater KOMA, kemudian sempat digelar di luar dinding workshop. Akhirnya diterbitkan dengan dengan harapan bisa dimanfaatkan actor-aktor lain yang berminta melakukan studi pemeranan. Bagian kedua, Tanda Cinta, naskah ini dimainkan dua orang. Yang unik dan istiā¦