Mengapa cerpen-cerpen dengan tema sosial yang nyata tidak muncul? Apakah memang persoalan sosial tidak (lagi) menarik bagi para pembaca Indonesia pada masa ini? Salah satu penjelasannya adalah karena apa yang terjadi di masyarakat Indonesia dalam tahun-tahun terakhir ini sudah begitu dahsyat, sehingga sukar untuk diterima akal sehat.... Kita bisa berteori tentang macam-macam penjelasan. Tapi, a…
Situasi pandemi yang menyapu dunia saat ini terekam dalam sejumlah cerpen yang dimuat Kompas sepanjang tahun 2020. Akan tetapi, seperti halnya warna budaya, situasi pandemi adalah konteks. Cerita tetap membutuhkan substansi yang kuat untuk ditempatkan pada konteks tersebut. Hal ini menjadi tantangan bagi penulis cerpen, tak terkecuali yang sudah dimuat di Kompas. Sayangnya, kadang kala kesulita…
Pada zaman dahulu kala, hiduplah sepasang kakek dan nenek yang giat bekerja. Mereka menemukan sebuah persik yang di dalamnya ada bayi laki-laki yang sehat. Momotaro adalah cerita rakyat dari Jepang, mengisahkan anak laki-laki perkasa yang lahir dari buah persik. Bersama kawan-kawannya, si Anjing, si Monyet, dan si Burung Pegar, Momotaro menaklukkan para gergasi yang jahat. Namun, bagaimana …
Saksi Mata merupakan buku kumpulan cerita pendek karya Seno Gumira Ajidarma. Buku ini terbit pertama kali tahun 1994. Kisah-kisahnya ditulis berdasarkan pemberitaan mengenai Insiden Dili yang sempat membuat ia dilepaskan untuk sementara dari tugasnya sebagai redaktur pelaksana Jakarta Jakarta. Keenam belas kisah yang terdapat dalam buku ini menyuguhkan cerita tentang kekejaman dan derita manusi…
Leila S. Chudori bukanlah nama yang asing dalam dunia sastra Indonesia. Sejak usia 11 tahun, saat masih duduk di kelas V SD, ia telah mempublikasikan karyanya di majalah. Cerpen pertamanya yang berjudul “Pesan Sebatang Pohon Pisang” dimuat di majalah anak-anak Si Kuncung (1973). Sejak itulah, ia memulai karir menulisnya dan melahirkan karya-karyanya. Cerpen yang lahir kemudian dimuat di m…
Aku tak percaya bapak-bapak anggota dewan, aku lebih percaya kepada dinding toilet
“Oh expectation, what a frightful thing art thou, when kindled more by fear than hope!”
Perasaan itu tetap saja ada. Meski berkali-kali aku melupakannya, berkali-kali lipat pula ia tumbuh. Apakah kau tidak pernah merasakan hal yang sama? Sementara dulu, sering kali kita tanpa disengaja sama-sama ingin menelepon, sama-sama ingin mengucapkan rindu yang sama. Apakah semudah itu bagi lelaki untuk melupakan? Apa kau tidak pernah tahu bahwa perempuan sering kali begitu sulit lepas dari …
Banyak kisah dan kejadian dalam kehidupan menginspirasi seorang komponis untuk menciptakan musik. Dan banyak musik menginspirasi untuk dibuat kisah. Musik dan rasa takkan pernah bisa dipisahkan, sebab setiap alunan melodi dan setiap rangkaian nada mampu menggelitik hati dan memunculkan rasa. Sebuah sonata dari era klasik menggambarkan suatu hasrat yang terpenggal oleh kematian tanpa pernah tert…
Buku kumpulan cerpen Menulis Tubuh merupakan kumpulan terpilih cerpen-cerpen yang dimuat di Jurnal Perempuan. Cerita-cerita menggambarkan kehidupan perempuan. Penulis antara lain Ayu Utami, Djenar Maesa Ayu, Oka Rusmini, dan lain sebagainya