Dalam Fashion sebagai Kominikasi, Malcolm Barnard membahas fashion dan pakaian sebagai cara mengkomunikasikan identitas-identitas kelas, gender, seksualitas dan sosial. Karya antardisiplin ini dengan jernih menganalisis bagaimana fashion dan pakaian dipahami sebagai fenomena modern dan posmodern
Esai adalah wacana yang berada di persimpangan jalan. Sebagai fiksi, ia bertumpu pada fakta empiris, sosiologis, dan historis. Sebagai nonfiksi, ia kerap memainkan segala macam diksi: metafora, analogi, simbolisme, dan majas lain yang dalam karya sastra menempati posisi penting.