Sarai selalu mengalami mimpi buruk sejak usianya 6 tahun. Rasanya seolah dia sudah tahu semua kengerian yang pernah ada dan semuanya selalu tak terduga. Tetapi, dia keliru. Karena satu tragedi, Lazlo maupun Sarai bukan lagi diri mereka yang dulu. Yang satu adalah dewa, dan yang lainnya adalah hantu. Mereka berjuang memahami batasan-batasan baru dalam diri mereka saat Minya yang kejam menyandera…
Hardin telah melakukan perbuatan tidak termaafkan kepada Tessa. Sumpah mati, Tessa membenci cowok bertato, arogan, dan kurang ajar yang telah mengkhianati kepercayaannya itu. Namun, di saat dia bertekad menjalani lembaran baru tanpa Hardin, cowok itu terus hadir menggedor-gedor hatinya. Hardin melakukan hal-hal yang membuat Tessa yakin bahwa cowok itu telah berubah. Tapi apakah benar begitu?…
"Jenang jatuh tidak masalah sebab masih bisa dimakan, tapi kalau jeneng yang jatuh itu sudah pasti tidak bisa dimakan lagi." Falsafah jawa di atas selalu menjadi inspirasi saya. Falsafah tersebut berarti jika harta yang jatuh, kita bisa memungut dan mencari harta itu lagi. Namun, jika reputasi dan nama (jeneng) yang jatuh, kita akan terbuang, tidak dipercaya, dan tidak akan bisa bermanfaat …
Kali ini, Patrick Ness membawa pembacanya untuk mengikuti kisah Perang Penghabisan (The Chaos Walking #3: Monsters of Men). Ini merupakan kisah lanjutan dari PISAU LUKA dan PERTANYAAN DAN JAWABAN, sekaligus buku terakhir trilogi CHAOS WALKING. Perang Penghabisan (The Chaos Walking #3: Monsters of Men) menceritakan kisah perang besar yang sudah di depan mata. Para Spackle akhirnya mengerahkan s…
Sederet pertanyaan di atas menunjukkan bahwa hubungan yang ada antara sastrawan, sastra, dan masyarakat bukanlah sesuatu yang dicari-cari. Buku Sosiologi Sastra karya Sapardi Djoko Damono ini memaparkan dengan jelas pendekatan terhadap sastra yang mempertimbangkan segi-segi kemasyarakatan. Sebuah pengantar singkat yang mengemukakan bahwa sastra bisa mengandung gagasan yang mungkin dimanfaatkan …
Setelah lolos dari maut dalam perburuan Kitab Ilmu Silat Kupu-Kupu Hitam ke kota mistik Shambala, Pendekar Tanpa Nama meneruskan perjalanan ke Chang’an, ibukota Negeri Atap Langit berpenduduk dua juta manusia dari segala bangsa, menyusuri jejak Harimau Perang, tersangka pembunuh Amrita kekasihnya. Berhasilkah pendekar kelana dari Javadvipa ini mencuri Pedang Mata Cahaya dari Istana Daming?…
Mengikuti hasrat pengembaraan, Pendekar Tanpa Nama dari Javadvipa tiba di Tanah Kambuja pada tahun 796. Perjumpaan dengan seorang perempuan pendekar, membuat ia terlibat berbagai pertarungan maut yang setiap kali nyaris mencabut nyawanya. Bersama perempuan pendekar itu, ia bergabung dengan pasukan pemberontak An Nam yang melawan penjajahan, yang kemudian membuatnya wajib melakukan perjalanan…
Pulau Jawa tahun 871. Pendekar tanpa nama yang telah mengundurkan diri dari dunia persilatan sudah 100 tahun umurnya. Pendekar tua itu sudah lupa, siapa saja lawan yang pernah terbunuh olehnya, dan barangkali kini murid atau kerabat lawan-lawannya datang menuntut pembalasan dendam. Bahkan negara menawarkan hadiah besar untuk kematiannya. Pendekar tua itu tahu ajalnya sudah dekat, tetapi ia t…
Buku ini akan membahas perkembangan pemikiran psikologi dari mulai zaman Yunani Kuno, Masa Helenistik, Abad Pertengahan, Masa Renaissance, awal berdirinya psikologi modern, sampai dengan psikologi pada awal abad ke-21. Berbagai aliran pemikiran psikologi juga dibahas dari mulai Strukturalisme, Fungsionalisme, Psikologi Gestalt, Behaviorisme, Psikoanalisis, Psikologi Kognitif, Psikologi Humanis…
Ketika tiga pemuda berandal bersembunyi di toko kelontong tak berpenghuni setelah melakukan pencurian, sepucuk surat misterius mendadak diselipkan ke dalam toko melalui lubang surat. Surat yang berisi permintaan saran. Sungguh aneh. Namun, surat aneh itu ternyata membawa mereka dalam petualangan melintasi waktu, menggantikan peran kakek pemilik toko kelontong yang menghabiskan tahun-tah…