Buku ini menjelaskan tentang teori semiotik yang merupakan teori kritis pascamodern yang memahami karya sastra melalui tanda-tanda atau perlamvangan yang ditemui dalam teks. Dalam sebuah teks terdapat banyak tanda sehingga pembac atau penganalisis harus memahami maksud dan tujuan yang terkadaung didalmnya.
Buku ini membahas dua macam pendekatan terhadap karya sastra. Pertama, pendekatan ekstrinsik, yakni pendekatan yang mengaitkan karya sastra dengan bidang lain (psikologi, masyarakat, dan biografi). Kedua, pendekatan intrinsik, yakni pendekatan yang mengkhususkan diri pada unsur-unsur kritik sastra, teori sastra, sejarah sastram sastra nasional, sastra perbandingan, dan lainnya.