KONTEN: 1.Crane by Hwan Sun Won is a Work of Nation Identity : Diana Budi Darma 2.Using Local Literatures in English Languages Learning, Why Not! : Yasinta Deka Widiatmi 3.Writing Indonesian Culture Values in English: Politics and Economy : Rahayu Puji Haryanti 4.Menelisik Suku Sasak dari Fabel Tegodek dan Tetuntel : Syaiful Bahri 5.Seni Tarsiul: Sastra, Kultur, yang Hidup dan Berkembang d…
1.Achibe and Ngugi: Literature of Decolonization (Lutfi Hamadi) 2.Borneo in the Eyes of Joseph Conrad (Suhana binti Sarkawi, Datu Sanib bin Said) 3.Looking at India Through “Yhe Perforated Sheet” in Rushdie’ Midnight’s Children (Nita Novianti) 4.Negotiation in Diasporic Identity in Jhumpa Lahiri’s The Third and Final Continent and This Blessed House (Retno Wulandari) 5.Religious…
Penelitian ini berjudul "Perubahan Identitas Tokoh Utama dalam Novel The Danish Girl". Tujuan penelitian ini untuk membuktikan perubahan identitas dan seksualitas serta faktor apa saja yang mempengaruhinya.
Khalayak merupakan konsep penting yang tidak bisa dipisahkan dalam kajian media. Pada mulanya khalayak hadir sekadar menjadi target dari produksi konten media atau konsumen yang disasar oleh produk atau jasa, dan cenderung pasif. Semakin banyaknya penelitian dan konsep-konsep serta teori yang berkembang kemudian, mereposisi sekaligus mendefinisikan ulang apa itu khalayak. Kehadiran teknologi…
Daftar Isi CATATAN JURNAL PEREMPUAN Hukum Pidana dan Ketimpangan Gender TOPIK EMPU - RUU Hukum Pidana dan Pelindungan Bagi Korban Kekerasan Berbasis Gender Sri Wiyanti Eddyono - Rumusan Pasal 488 RUU KUHP Indonesia: Potret Kegagalan Membaca Persoalan Akses Perempuan Atas Identitas Hukum Lidwina Inge Nurtjahyo - Tindak Pidana Perzinahan RUU KHUP: Perlindungan Hukum Versus Krimina…
penelitian ini bertujuan untuk menggamabrkan masalah diskriminasi sosial yang menjadi bagian dari proses pembentukan identitas sosial pada tokoh utama dalam Novel wonder karya R.J. Palacio
Dalam Fashion sebagai Kominikasi, Malcolm Barnard membahas fashion dan pakaian sebagai cara mengkomunikasikan identitas-identitas kelas, gender, seksualitas dan sosial. Karya antardisiplin ini dengan jernih menganalisis bagaimana fashion dan pakaian dipahami sebagai fenomena modern dan posmodern