Dalam kesusastraan Indonesia modern, kritik sastra ilmiah baru muncul pada awal tahun 1950-an, berupa tulisan-tulisan Slametmuljana. Mulai saat itu, berkembanglah kritik sastra ilmiah pada kurun waktu 1950-1970 secara perlahan-lahan, terutama ditulis oleh para mahasiswa Slametmuljana dan H.B. Jassin sebagai skripsi sarjana sastra, yang kebanyakan dipengaruhi oleh aliran New Criticism. Namun, kr…
Sastra kontekstual yang “berperang sengit” dengan paham sastra universal pada era 80-an membuat catatan sejarah tersendiri dalam kesusateraan Indonesia modern. Sastra kontekstual yang dicetuskan kali pertama oleh Arif Budiman pada era tersebut menimbulkan pro dan kontra terhadap pendapat yang dicetuskannya itu. Banyak yang mengatakan bahwa konsep sastra kontekstual yang dicetuaskannya itu a…
SARA dengan demikian merupakan penghalang resmi perkembangan sastra; ia merupakan alasan yang bisa diterima setiap pihak dalam masyarakat untuk menghambat sastra. Justru karena kita telah sekata untuk mempergunakan bahasa Indonesia, yang berarti kita harus berbagi masalah suku, agama, ras, dan adat-istiadat masing-masing dengan kelompok lain dalam masyarakat, kebebasan itu menjadi sangat terbat…
Buku ini akan mengantar pembaca untuk menjejaki pola pembacaan karya sastra secara kritis, dikursif, dan komparatif