Tiba-tiba langit berubah kelam. Langit seakan mau runtuh. Suara gemuruh sekonyong-konyong datang. Angin mendadak menerpa sangat keras, disertai ombak yang semakin besar menghantami dinding perahu mereka tanpa kenal ampun. perahu tua itu tergoncang-goncang keras. Dengan susah payah, para awak kapal menggulung layar untuk menghindari amukan angin. Tapi, angin kecang lebih kuat menghantamnya. L…
Kehidupan indah -- seorang wanita profesional Jakarta yang aktif dan dinamis -- tiba-tiba berubah 180 derajat. Paha kirinya membenkak dan semakin besar dari waktu ke waktu, seolah ada "alien" yang tumbuh dan bersarang di dalamnya. Kaki kirinya terancam diamputasi dari pangkal paha. Lebih dari itu, ancaman maut pun hadir persis di depan matanya.
Dongeng merupakan cerita rekaan yang hampir setiap negara memilikinya dengan ciri khasnya masing-masing. Tanpa disadari atau tidak terdapat kemiripan di antara satu dongeng dengan dongeng yang lainnya. Salah satu dongeng yang memiliki kemiripan dari isi cerita adalah dongeng Jepang さるかに合戦 dengan dongeng Indonesia Monyet dan Kura-kura. Karena adanya kemiripan cerita tersebut, maka pe…
... Dengan uraian bernas, kaya data, dan bersifat sejarah, Alif Danya Munsyi menjawab permasalahan-permasalahan bahasa Indonesia tersebut, yang dikatakannya "telah sampai pada perkembangan yang paling menyedihkan, menjengkelkan, dan memuakkan." Boleh dibilang inilah buku yang memperlihatkan perhatian Alif Danya Munsyi yang luas di bidang kebahasaan mencakup sastra, seni pertunjukan, seni rupa, …
Buku ini membahas Pancasila secara objektif, ilmiah dan bersifat aktual yaitu senantiasa cepat menyesuaikan dengan perkembangan yang sedang terjadi dalam bidang kenegaraan.
Buku ini berupaya mengungkapkan suatu Paradigma Baru, dalam bidang kewarganegaraan, secara objektif, realistis, dinamis, sesuai dengan dinamika reformasi dan turtama tidak bersifat doktriner. Materi dalam buku ini berupaya memberikan dasar filosofis dan ilmiah tentang pengertian bernegara, semangat kebangsaan dan kesadaran bela negara pada mahasiswa sebagai generasi intelektual penerus bangsa