... Sebagaimana edisi sebelumnya, buku ini hadir dengan mengemukakan berbagai unsur intrinsik pendukung eksistensi sebuah karya fiksi. Secara teoretis unsur-unsur itu dapat dikenali dan dijelaskan kualitas, fungsi, dan saling hubungannya. Hal-hal itu semua diperlukan sebagai salah satu syarat untuk memahami dan menjelaskan keindahan cerita fiksi, merupakan "bekal" untuk masuk ke dunia fiksi. Ma…
Dekonstruksi adalah sebuah kajian sastra dimana membedah, dan menelanjangi konteks suatu karya sastra. Umumnya, tujuan dari kajian tersebut adalah membuka pemikiran-pemikiran baru bagi pembaca dan penulis. Kajian ini memilah konsep maupun makna-makna tidak logis di dalam sebuah cerita. Kajian dekonstruksi memungkinkan sebuah cerita bisa membuka percabangan alternatif yang sedikit berbeda dengan…
Para pemikir posmodern percaya bahwa narasi besar telah kehilangan kredibilitas dan tidak lagi memadai untuk memahami dunia kontemporer. Mereka yakin bagian fragmen tidak dapat digunakan untuk memahami keseluruhan, dan demikian pula sebaliknya. Menurut mereka, masing-masing fragmen atau konstruksi fragmen yang lebih kecil menduduki wilayah filosofisnya sendiri, memiliki makna yang dapat ditafsi…
Apakah yang dimaksud dengan Critical Discourse Analysis (CDA) atau Analisis Wacana Kritis (AWK) itu? Bagaimanakah sejarah kemunculannya dan mengapa ia penting dipelajari saat ini? Slapa sajakah tokohnya dan siapa pula yang memengaruhi pemikiran mereka? Di mana letak kekhasan CDA/AWK dibanding dengan pendekatan lain dalam kajian ilmu sosial-humaniora? Apakah orientasi pendekatan CDA/AWK dan baga…
"Kematian" logosentrisme mengawali lahirnya dunia baru tanpa pusat, tanpa subjek, tanpa ontologi, tanpa sandaran makna dan kebenaran. Inilah dunia yang mengajarkan kita untuk liyaning liyan, menghormati yang beda dalam keberbedaannya dan yang lain dalam kelainannya. Dekonstruksi Derrida adalah sebuah afirmasi akan yang lain. Ia meneguhkan pentingnya perbedaan di tengah dunia yang dibayang-bayan…
uku ini terdiri dari 16 artikel, secara longgar membicarakan filsafat ilmu. Pembahasan cara kerja ilmu-ilmu dilakukan dengan bertitik tolak dari kajian murni filsafat. Ilmu-ilmu (khususnya sains) dikaji dari sudut pandang filsafat, misalnya, lewat aliran-aliran besar filsafat seperti Positivisme, Fenomenologi Edmund Husserl, Teori Kritis, dan Postmodernisme. Karena titik pijaknya filsafat, maka…
Buku ini berisikan pelbagai konsep dasar dan pemikiran para tokoh fenomenologi seperti Schutz, Husserl, Berger, Hegel, hingga Derrida