Fumio Sasaki bukan ahli dalam hal minimalisme; ia hanya pria biasa yang mudah tertekan di tempat kerja, tidak percaya diri, dan terus menerus membandingkan diri dengan orang lain-sampai suatu hari, ia memutuskan untuk mengubah hidupnya dengan mengurangi barang yang ia miliki. Manfaat luar biasa langsung ia rasakan: tanoa semua "barangnya", Sasaki akhirnya merasakan kebebasan sejati, kedamaia…
Kuncinya adalah hidup sederhana. Hidup sederhana berarti menjalani kehidupan dengan kesederhanaan, termasuk pola pikir. Jika pola pikir sudah sederhana, maka konsep hidup sederhana atau minimalis pun akan terwujud. Hasilnya, hidup akan lebih tenang, tentram, dan damai. Di sinilah buku ini hadir sebagai pembimbing kita untuk mulai mempraktekkan hidup yang sederhana dan minimalis, mulai dari diri…