Dalam pelbagai perbedaan latar belakang itulah sering muncul “prasangka sosial”, sebagai pikiran, sikap, dan keyakinan dan kepercayaan dan bukan tindakan. Jadi, prasangka tetap sebagai pikiran sedangkan diskriminasi mengarah ke tindakan yang tersistematis. Jika prasangka berubah menjadi tindakan nyata maka dia berubah menjadi diskriminasi, yakni tindakan untuk “menyingkirk…