Buku ini adalah kumpulan laporan tentang salah satu hobinya, yaitu pengalaman memancing di beberapa tempat di dunia, mulai dari pedalaman Kanada di Amerika dan pedesaan Austria di Eropa hingga perairan laut dalam di sekitar Kuba
Apa yang menjadi inti dari celoteh Zizek? Mungkin kita akan terkejut dengan maksud pertanyaan ini karena Zizek memang selalu mencampur-adukkan berbagai macam hal yang saling mengikat, yang cenderung frontal, radikal, satir dan bahkan ndagel. Akan tetapi, justru sisi humor inilah yang menjadikan gagasan, ide, serta proposisi-proposisi Zizek menjadi terlalu berharga untuk diabaikan begitu saja da…
Dari Dee ke Leo Kristi – Esai-esai di dalam buku ini memperbincangkan dan berangkat dari pembacaan teks, entah teks sastra maupun musik (lagu) tertentu. Hampir semuanya menempuh satu perspektif yang sama, yakni semiotika–meskipun perlu diimbuhi sebuah catatan: jangan terlalu berharap bahwa perspektif ini dijalani oleh Kris Budiman dengan ketat sebagaimana biasanya dapat dibaca pada buku-buk…
Orde Baru sukses dalam memelintir sejarah kiri di Indonesia untuk mencitrakannya sebagai ideologi iblis yang menjadi ancaman terbesar bagi negara. Terbukti, jauh sesudah Orde Baru jatuh, anti-komunisme tetap bercokol kuat dalam masyarakat Indonesia. Buku ini menjelajahi kembali faktor-faktor yang membentuk dan memelihara ideologi anti-komunis itu, bukan saja sebagai hasil dari kampanye politik,…
Omelan dengan segala rancu, salah, fitnah, dan lelucon itu dikumpulkan menjadi buku sulit dijuluki molek. Buku berjudul Omelan: Desa, Kampung, Kota cuma pemenuhan pamrih kecil agar kesombongan pembaca koran-koran tak terlalu fana setela hari-hari berganti dan tahun-tahun berlalu tanpa pelukan. Buku bisa dilihat sekejap atau dibaca sampai khatam untuk dilupakan saat hari-hari terlalu suntuk deng…
Buku Politik Sastra: Edisi Kedua ini berisi sejumlah esei yang sudah terbit sebelumnya dengan penambahan dua esei baru. Selain itu ada juga esei lama yang tidak lagi diikutkan dalam kumpulan ini dalam edisi edua ini satu esei yang tidak diikutkan lagi itu adalah esei yang berjudul “Memberhalakan ‘Kebebasan’ ala Memo Indonesia” mengingat substansi peristiwa Memo Indonesia sudah tidak pen…