Cerita ini berlatar belakang kehidupan sebuah keluarga sederhana di Banyuwangi yang memiliki tujuh orang anak laki-laki (Khalid, Nadi, Dewangga, Apta, Esa, Dipa, dan Windu). Keluarga mereka yang awalnya hangat mulai diuji oleh keburukan sang Bapak serta kepergian Ibu akibat penyakit TBC. Puncaknya terjadi pada malam tanggal 2 Juni 1994, ketika bencana gempa dan gelombang tsunami dahsyat meneā¦