Buku ini menguraikan strategi politik kaum populis dalam mentransformasi makna rakyat, mayoritas, dan pemilihan perwakilan. Menggunakan lensa diarki (gagasan bahwa demokrasi memiliki dua dimensi yang saling terkait: prosedural/institusional dan kultural/sosial) serta realisme politik, karya ini menunjukkan bahwa representasi populis berpotensi melanggar batas-batas luar nilai demokrasi seperti …