Buku antologi puisi ini menghimpun karya para sastrawan yang hadir dalam musyawarah nasional sastra Indonesia (MUNSI) 2016 di Jakarta. Dihadiri oleh 48 peserta MUNSI. inimerupakan kumpulan karya sastra Indonesia puisi, esai dan prosa
Kumpulan puisi
Buku yang terbit tahun 2017 dengan tebal 179 halaman ini, merupakan buku antologi kritik sastra dari 21 orang sastrawan, pengamat, dan kritikus sastra Indonesia yang diambil dari tahun 1935 sampai 1984 (rentang waktu 49 tahun). Sejumlah nama besar yang karyanya dihimpun dalam buku yang mau diperkenalkan ini, antara lain Sutan Takdir Alisjahbana (STA), Sanusi Pane, Sutan Sjahrir, Chairil Anwar, …
Saya bertolak sekarang ke ladang. Sebagai roh. Menyapa kopra, kebun kelapa, karet dan jati. Sonder jantung. Melayang ke gerbang makam, makam saya. Manis gula merah sebagai pelipur. Tetapi sekarang saya roh. Mengendus sunyi bijih besi Tegal Buleud seperti menyongsong magrib tiba. Puisi adalah niat baik, adalah proses berjalan. Entah apa... Puisi adalah niat baik, adalah proses berjalan. Entah a…
Aku seekor kucing. Sampai saat ini, aku tidak punya nama. Aku tidak ingat tempat lahirku. Namun, aku ingat pertama kali bertemu manusia saat sedang mengeong-ngeong di tempat gelap dan basah. Belakangan kudengar dia manusia ditakuti kucing. Dia seorang shosei; pelajar yang tinggal menumpang di suatu rumah dan membantu pekerjaan rumah tangga di tempat itu. Dia sering menangkap kucing, lalu memasa…
NO TEXT HAS MEANING ALONE. ALL TEXTS HAVE MEANING IN RELATION TO OTHER TEXTS. Graham Allen's Intertextuality follows all the major moves in the term's history, and clearly explains how intertextuality is employed in: 1. structualism 2. post-structualism 3. deconstruction 4. postcolonialism 5. marxism 6. feminism 7. psychoanalytic theory
Buku ini memperkenalkan kepada pembaca berbagai teori sosial kritis, yang dikaji sumber aslinya ditambah dari berbagai sumber sekunder. Perkembangan cepat dalam literatur sekunder teori sosial menunjukkan adanya peningkatan minat dalam teori kritis, baik di dalam maupun luar sosiologi.
Dengan mengangkat berbagai metode penelitian feminis, Shulamit Reinharz menyoal hubungan antara feminisme dan metodologi, menantang stereotipi yang ada dan menerangkan akar sejarah berbagai pertentangan yang ada saat ini. Reinharz menyimpulkan bahwa tidak ada metode reminis yang 'politically correct', tapi lebih pada ragam perspektif, Reinharz menyarankan bahwa keragaman pada ragam persepktif, …
Novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer menggambarkan penderitaan rakyat Jawa dibawah pemerintahan Belanda yang licik dan haus kekuasaan. Dari sudut pandang Minke, seorang penulis pribumi yang begitu mendewakan Eropa, kita dapat melihat kembali sejarah bangsa Indonesia, serta bercermin melihat diri sendiri.