Jawa Bō’e’i Giyūgun (PETA dan Sumatra Giyūgun adalah perintis perjuangan kemerdekaan yang menjadi inti dari BKR pada awal revolusi. Baik Jawa Bō’e’i Giyūgun maupun Sumatra Giyūgun mula-mula dibentuk untuk kepentingan pertahanan tentara Jepang pada 1943, yaitu untuk mobilisasi tenaga rakyat Indonesia terhadap invasi tentara Sekutu. Kebetulan, kepentingan rakyat Indonesia dan tentar…
Buku ini bercerita tentang Soe Hok Gie yang merupakan seorang aktivis kampus yang memegang teguh prinsipnya dan memiliki cita-cita yang besar. Mimpinya bukan hanya tentang dirinya tapi juga tentang kepentingan orang banyak dan kaum yang termarjinalkan.
Apa sebenarnya yang terjadi dalam Kerusuhan Mei 1998? Apakah ini peristiwa yang terjadi secara spontan, atau akibat krisis ekonomi dan krisis sosial-politik yang sudah mencapai titik didih? Menurut pengamatan dan penelusuran Dewi Anggraeni, Kerusuhan Mei 1998 adalah hasil rekayasa dari pihak-pihak yang memanfaatkan krisis ekonomi dan kondisi sosial-politik yang rawan, serta sentimen rasial yang…
Jepang adalah negeri para pejuang. Selama berabad-abad, para samurai menenteng pedang untuk bertaruh nyawa, mempertahankan negeri dan membela kehormatan. Bushidō atau semangat para samurai menjadi pegangan hidup mereka, tidak hanya di masa kejayaan para samurai saja namun juga sampai ke masa kini. Selama berabad-abad keberadaannya, Jepang menjadi satu-satunya negara dengan pemerintahan tertua …
Ratu Adil: Ramalan Jayabaya & Sejarah Perlawanan Wong Cilik adalah kisah pergulatan dan perlawanan wong cilik. Karya monumental ini, dengan menggali berbagai literatur penting, mampu menerobos dan menguak kepingan-kepingan sejarah yang terabaikan di Jawa pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Buku ini juga menampilkan kepingan-kepingan sejarah itu dalam goresan kuas Budi Ubrux. Lebih dari lima…
Dalam buku ini, diuraikan secara kronologis mengenai peristiwa heroik Puputan Margarana, baik sebelum, pada saat maupun setelah terjadinya pertempuran dahsyat tersebut. Peristiwa heroik Puputan Margarana pada tanggal 20 Nopember 1946, adalah representasi semangat perjuangan dan persatuan rakyat Bali yang dipimpin I Gusti Ngurah Rai. Perang "Puputan", demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik…
Ini sungguh buku yang amat menarik tentang seorang sejarawan Indonesia, figur publik dan tokoh intelektual hebat bernama Onghokham. Dalam masyarakat yang terbilang masih konservatif, Ong menyeruak sebagai figur unik dalam sejarah Indonesia berkat identitas minoritasnya yang multi. Dia seorang Tionghoa peranakan berlatar pendidikan Belanda, ateis, pemabuk, gay, dan bahkan dikenal bergaya hidup h…
Buku ini mengisahkan tentang perjalanan Agustinus Wibowo menyusuri negeri-negeri yang jauh. Tak seperti buku petualangan biasa yang menyajikan keindahan negeri lain, buku ini mengisahkan perjalanan Agustinus Wibowo menyusuri negeri-negeri yang sulit dikunjungi, negara yang sedang dilanda ketegangan dan konflik. Agustinus melakukan perjalanan itu dengan cara yang tidak biasa, ia tidak sekedar be…
"Justru ketika sebagian besar orang hancur, para Taipan mampu bangkit…” MISKIN, berpendidikan rendah, dan hanya bermodal inisiatif, mereka berangkat mengadu nasib di negeri orang. Sebagai warga pendatang, mereka sering dicurigai, ditekan, dimusuhi, bahkan terdiskriminasi dalam ketidakadilan. Namun, mereka terus berpikir, beradaptasi, bertahan, dan berjuang untuk terus tumbuh. Tekanan ta…
Dalam Pembalasan Dendam Diponegoro, Martin Bossenbroek menyampaikan kisah besar tentang awal dan akhir Hindia Belanda yang penuh kekerasan, sesuai dengan yang dialami tokoh-tokoh pemeran utama dari kedua belah pihak. Martin Bossenbroek mengisahkan secara menarik dua episode dalam sejarah kolonial Belanda di Hindia Belanda. Episode pertama yang dilukiskannya adalah perang besar âPerang Jawa…