Aku sudah cukup banyak belajar, termasuk belajar membiarkan waktu menjalankan tugasnya sebagai penyembuha rasa duka dan kecewa. Sebab, memaksakan diri untuk pulih dengan tergesa-gesa, ternyata hanya memperparah lara yang sudah ada. Sepenuhnya, kini aku tersandar. Bahwa, dari seluruh cinta yang aku punya, yang paling berhak pertama kali merasakan kehangatannya ialah, diriku sendiri. Yang paling…
Aku, Eliana si anak pemberani, anak sulung Bapak dan Mamak yang akan menjadi pembela kebenaran dan keadilan. Berdiri paling gagah, paling depan.” Buku ini tentang Eliana, si anak pemberani yang membela tanah, sungai, hutan, dan lembah kampungnya. Saat kerakusan dunia datang, Eliana bersama teman karibnya bahu-membahu melakukan perlawanan. Dari puluhan buku Tere Liye, serial buku ini adalah ma…
Ketika tahu bayinya satu laki-laki dan satu perempuan, dia memutuskan memelihara yang laki- laki saja. Dia, yang terkesampingkan karena lahir dengan kelamin yang kurang disukai masyarakat, segera menukar seperangkat bayi perempuan--yang masih tersambung pada cakram plasenta merah segar dengan tali pusar mengulir putih mutiara--dengan sebuah gerobak, wajan rombeng, dan kursus kilat untuk belajar…
Ini dongeng tiga dara. Bukankah selalu saja tentang mereka, sebab siapa yang tak kenal cerita rumah, keluarga, kita. Tapi ini juga dongeng yang tak kau minta, tentang yang tak terlihat, tak terdengar, terlupa. Di tahun 1991, Hajjah Victoria binti Haji Tjek Sun meramal ketiga cucunya: satu cucu berkelana, satu menjaga, dan satu lagi menjadi pengantin. Ketika salah seorang berkhianat, dara yan…
DI SEBUAH pagi yang murung, Nadira Suwandi menemukan ibunya tewas bunuh diri. Kematian sang ibu, Kemala Yunus, seorang perempuan yang dikenal sangat ekspresif, berpikiran bebas, dan selalu bertarung mencari diri itu, sungguh mengejutkan. Tewasnya Kemala kemudian mempengaruhi kehidupan Nadira sebagai seorang anak (“Melukis Langit”); seorang wartawan (“Tasbih”); seorang kekasih (“Ciuma…
Bu, Haram itu bukannya babi ya ? tanyaku pada ibu. saat itu usiaku baru enam tahun. pertanyaanku kala itu dan rentetan kejadian setelahnya masih kuingat sampai sekarang. Hmmmm bukannya menjawab ibu hanya berdehem sementara tangannya sibuk mengiris bawang di dapur warteg tempat ibu bekerja. "Kenapa aku dipanggil anak haram? Apa aku anak babi? tanyaku lagi tak sabar. Ibu menghentikan geraka…
Banyak hal terjadi di luar kendaliku. Jatuh hati kepadamu adalah salah satunya. Kamu mengajariku melawan ketakutan-ketakutan dalam diriku. Namun, kamu lupa mengajariku melawan hal yang penting; bagaimana caranya agar aku tidak takut kehilanganmu? Ada yang memberi percaya, tetapi kau ragukan. Ada yang sepenuh hati ingin bersama, tetapi kadang terabaikan.
Buku ini adalah kelanjutan dari kisah Pingkan dan Sarwono yang sebelumnya sudah diceritakan dalam 2 buku sebelum ini yang berjudul Hujan Bulan Juni (2015) dan Pingkan Melipat Jarak (2017). Pada novel sebelumnya, diceritakan bahwa Sarwono jatuh sakit karena paru-paru dan harus terbaring bulan-bulan untuk bisa menyelesaikan masa penyembuhannya. Ketika itu Pingkan sudah pergi ke Jepang untuk melan…
Akankah alam semesta yang kita tinggali diam saja terhadap aktifitas yang kita lakukan sehari-hari? Tentu saja tidak. Alam semesta selalu ikut andil dalam setiap langkah yang kita ambil. Begitu pula dengan apa yang dirasakan oleh kedua insan ini, yaitu Juang Astrajingga dan Ana Tidae. Pertemuan mereka yang pertama, dilatari dengan toko buku dan siluet senja yang merdu, begitu menggoyahkan hati …
Novel ini bercerita tentang kisah hidup tokoh utama bernama Rana, lelaki misterius yang memiliki hobi pada seni lukis dan menggambar. Rana merupakan pribadi yang terkesan egois karena selalu membenarkan jalan pikirannya sendiri. Pertemuan Rana dengan Anya adalah pertemuan yang sinkron antara dua manusia, keduanya memiliki kecocokan. Anya yang menyukai dunia sastra seperti puisi dan Rana y…