Menjelang berakhirnya milenium kedua dalam menghadapi era globalisasi masih juga terdengar lesunya pembelajaran sastra di sekolah-sekolah, dari sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi. Dalam hubungannya dengan pembelajaran sastra di sekolah ini, Taufiq Ismail, pada Kongres Bahasa Indonesia VII, 26—30 Oktober 1998, masih berteriak dengan lantang ihwal "Bangsa yang Rabun Sastra dan Lumpuh Menu…
Buku ringkas iin dimaksudkan sebagai pengantar ke 'Sosiologi Sastra', suatu pendekatan sastra yang memperhitungkan pentingnya hubungan yang ada antara sastra dan masyarakat