Seperti Malam -Malam Lain ,Aku Pulang Selepas Lembur.Orang -Orang Di Kantor Yang Sudah Menikah,Mereka Akan Pulang Ke keluarganya Masing Masing Sementara Aku Yang tidak Punya Siapa- Siapa ini,Sekarang Masih Duduk Sendirian Di Parkiran Mobil Yang Sudah Lengang Bersama Sebotol Bir,Rokok Murah,Dan Sepotong Kue Ulang Tahuku Sendiri Yang Kubeli Dari Toko Manisan Deket Kantor
Meski dibuat pada era 1970-an, namun tema yang diagarap Putu Wijaya dalam Novel Pabrik ini tetap aktual. Pabrik adalah simbol dari kerja keras seorang pengusaha, tetapi sekaligus gambaran suram kehidupan kaum buruh yang berkerja di sana. Di dalamnya ada pertarungan kelas. Sebuah pertarungan antara dunia kapitalis yang terus berusaha menumpuk modal—yang diwakili oleh sosok sang pengusaha di sa…
Sejak kecil, hidup Ridwan penuh dengan persaingan untuk mendapatkan tempat terhormat dalam keluarga dan masyarakat. Walaupun tempat terhormat dalam keluarga telah ia pegang, ia masih merasa kalah dari Kadir, sepupunya. Kerakusan itu telah membentuk sebuah dendam yang ia bawa seumur hidupnya.
Salva, sering disapa Ava. Namun, Papanya ingin menamainya Saliva, yang berarti ludah, sebab menganggapnya tidak berguna. Dari kamus pemberian Kakek Kia, Ava mencari setiap makna dari kata-kata yang ditemukan sehari-hari. Ketika keluarga Ava pindah ke Rusun Nero setelah Kakek Kia meninggal, Ava berjumpa dengan P—anak lelaki yang pandai sekali bermain gitar. Perjumpaan Ava dengan P, dan petuala…
Cara Lain adalah Kucing. Mi dan Ma dan Mo tidak pernah menyaksikan kucing seperti Nona Gigi. Sebab Nona Gigi adalah Kucing Luar Biasa— kucing yang di luar kebiasaan. Nona Gigi adalah Cara Lain untuk menjaga Mi dan Ma dan Mo ketika Bapak dan Ibu Mo keluar rumah mencari uang. Sebab di Kota Suara, semua uang di dasar laut telah dijarah para perompak, uang di bawah tanah telah dikeruk para peramp…
“I just need a proper date.” “Saya cuma butuh teman bicara.” Ada yang bilang hidup yang tertata sempurna ibarat makanan yang dikemas rapi. Semuanya tersusun pada tempatnya, cantik. Lalu, tanpa disangka terjadilah satu peristiwa, kemasan itu tersenggol, dan isinya berserakan di lantai. Hidup yang selama ini dikenal Satine runtuh saat ia menyadari dirinya tidak lebih dari sekadar perem…
It was love until it wasn’t. It was pain until it wasn’t It was hope until it wasn’t. It was enough until it wasn’t. Dimas tenggelam dalam luka cinta pertama yang membuatnya mencari penyembuh di mana-mana. Sementara Alana justru berusaha percaya bahwa luka cinta pertama tidak akan menghalanginya menemukan cinta yang lain. Luka membawa mereka bertemu sebagai President dan Produc…
Ketika banjir memakan Hotel lantai demi lantai, sekelompok tamu yang terjebak mencoba meregulasi kehidupan sementara mereka. Sambil mengikuti keseharian kembar lima yang terdiri dari bocah serba-bisa, anak manis dengan rambut selurus tempe, gadis sunyi, perempuan dengan kepribadian serupa banteng, dan si bungsu pengutip film, 87 tamu harus mencari cara keluar dari Hotel yang disekap banjir buat…
“Apakah hidup akan menyisakan sepotong kecil, seukuran kuku kelingking, sedikit saja, keinginanku yang bisa kutanam dan kusimpan sendiri? Hyang Widhi, apakah sebagai perempuan aku terlalu loba, tamak, sehingga Kau pun tidak mengizinkanku memiliki impian? Apakah kau laki-laki? Sehingga tak pernah kau pahami keinginan dan bahasa perempuan sepertiku?” * Sebelas cerita dalam buku kumpulan cerpe…
Aceh dilanda gempa. Tahun baru datang. Pak Amat bangun dari tidur sembari memandang Indonesia yang berduka. Jelang peringatan hari kemerdekaan RI, BIntang Gerilay milik Pak Amat ditawar seorang kolektor dengan harga lima belas miliar. Pak Amat sudah lama menginginkan sebuah mobil. Ami mengidamkan rumah di real estate. Pak Amat dilanda kebimbangan. Apakah ia akan menjual nasionalisme atau berta…