Terkadang kamu berubah karena ambisi. Terkadang kamu bertahan karena tak ingin kehilangan. Terkadang kamu mengejar ilusi karena sebuah penolakan. Semua itu bergumul di kepalamu, seperti instalasi lampu yang pecah di ruang tengah. Dan ketika itu terjadi, ada kalanya kamu harus pergi. Bukan menapaki kaki di gunung-gunung tertinggi. melainkan menyelam ke dalam diri sendiri. Oleh karena itu, mar…
Kepada mereka yang hatinya terluka, mereka yang bahunya dibebani oleh dunia, mereka yang hatinya hancur karena kehilangan, kekecewaan, kesakitan dan segala macam penderitaan. Sahabatku, hidup ini sebuah perjalanan. Telah dan masih berlangsung sejak dahulu kala, berfluktuasi antara tertawa dan merengut. Apakah kamu menunggu sampai hal itu memberimu keadilan? • Untuk mereka yang diuji All…
Kemajuan teknologi, dengan hadirnya artificial intellegence (AI), telah banyak membantu kehidupan manusia modern saat ini sekaligus mengancam banyak profesi yang akan kehilangan pekerjaan di tahun-tahun mendatang. Namun, kemahiran berkomunikasi/public speaking sampai kapan pun tetap diperlukan sepanjang masa. Masifnya media sosial secara tidak langsung telah menaikkan standar dan ekspektasi …
Rich Dad Poor Dad akan: •Menghancurkan mitos “Anda perlu memiliki penghasilan tinggi agar bisa kaya” •Menantang keyakinan bahwa rumah Anda adalah aset •Menunjukkan kepada orangtua kenapa mereka tidak bisa mengandalkan sistem pendidikan untuk mengajari anak mereka tentang uang •Mendefinisikan aset dan liabilitas secara jelas •Mengajari Anda apa yang harus Anda ajarkan kepada a…
Semua orang senang berbicara mengenai diri sendiri. Hal itu terjadi di mana saja dan kapan saja—entah di salon kecantikan atau di ruang rapat, orang-orang suka menyampaikan pemikiran, ide, dan perasaan mereka mengenai banyak hal. Namun, jika semua orang berbicara, siapa yang akan betul-betul mendengarkan? Pernahk Anda merasa frustrasi ketika mencoba berkomunikasi dengan kolega atau orang ter…
Just as we are advised on airplanes to first put on our own oxygen mask before we help others, we must first be at peace with ourselves before we can be at peace with the world around us. In Love for Imperfect Things. Zen Buddhist monk Haemin Sunim turns his trade-mark wisdom to the art of self-care, arguing that only by accepting yourself and the flaws that make you who you are-can you have co…
Siapa yang datang ke pemakamanku saat aku mati nanti? Satu pertanyaan sederhana itu membuat Kim Sang-hyun banyak berpikir tentang hidup dan segala persoalannya. Buku ini adalah catatan kecil sang penulis yang berusaha untuk hidup sedikit lebih baik, sedikit lebih bahagia, sedikit lebih sejahtera. Ditulis dengan gaya bahasa yang tenang dan jujur, Kim Sang Hyun mencoba menyampaikan keh…
Bagaimana kita mengaitkan kenyataan itu dengan cara kita mengukur kesuksesan dan pencapaian kita saat ini? Mengapa kita mengajari anak untuk berperilaku dan bertindak sesuai aturan, padahal para genius yang transformatif justru melakukan hal sebaliknya? Dan apa sebenarnya arti genius? Profesor Craig Wright, pencipta “Kursus Genius” yang populer di Universitas Yale, mengabdikan lebih dari du…
Aku bisa dan aku akan melakukannya!!! Pernahkah Anda mengucapkan kata-kata ini kepada diri sendiri dengan keyakinan teguh bahwa Anda mengatakan yang sebenarnyavdengan perasaan kuat yang tidak membutuhkan bukti lain? Kalau begitu, Anda lantas merasakan di dalam diri Anda suatu sensasi yang kiranya menyebabkan setiap atom keberadaan Anda bergetar selaras dengan nada Kehidupan berskala besar, yang…
Jangan hanya BERPIKIR untuk mengubah hidup Anda. Sebaliknya, LAKUKAN! Kebanyakan buku pengembangan diri (self-help) menawarkan mantra sederhana yang sama yakni jika Anda ingin meningkatkan kualitas hidup, Anda harus mengubah cara berpikir. Misalnya saja memaksakan diri Anda untuk memiliki pikiran positif, sehingga Anda akan menjadi lebih bahagia. Atau memvisualisasikan impian Anda untuk dap…